Rabu, 27 Februari 2013

Sebuah kesalahan.......

Bisakah kalian membayangkan kalian di"hukum" oleh kesalahan yang sebenarnya tidak pernah kalian buat???
Apakah yang akan kalian lakukan???
Apakah kalian akan protes? memberontak? atau kabur?
Dan bagamana jika yang melakukan itu semua adalah orang yang paling kalian sayang didunia ini?
Bagaimana perasaan anda?
"Hukuman" yang diterima adalah bukan kekerasan fisik, melainkan kekerasan BATIN.

Hanya karena kesalahan yang dibuat oleh orang yang kalian sayang juga, kalian yang merasakan "hukuman"nya...
Jiwa muda yang seharusnya bisa di explore malah mati akibat "hukuman" tersebut....
Kalian bahkan menjadi "tahanan" rumah yang dilarang untuk melakukan sesuatu yang kalian suka.
Dulu semua berjalan dengan baik, sampai suatu saat "kesalahan" ini pun terjadi, dan itu bukan "kesalahan" yang kalian buat?
Akibat kesalahan itu, perlahan demi perlahan kalian ditarik dari semua yang selama ini membuat kalian bahagia, yaitu "KEBEBASAN" dan "KEPERCAYAAN"...

Apa yang akan kalian semua lakukan????


Bahkan "hukuman" ini pun lebih sakit daripada "hukuman" fisik yang banyak terjadi sekarang.

Semua yang kalian biasa lakukan, kegiatan yang biasa kalian ikuti jadi berhenti gara-gara ini semua?
Dan kalian tidak bisa "melawan" karena alasan yang sangat kuat, yaitu karena yang menghukum kalian adalah orang tua kalian, dan jika kalian membangkang kalian akan menjadi anak durhaka dan menjadi anak yang akan dibenci oleh orang yang menciptakan kalian yaitu ALLAH SWT...

Sejauh ini yang menghalangi saya untuk melakukannya adalah saya takut dengan Allah swt yang melarang seorang anak untuk membangkang kepada orangtuanya.

Saya bisa saja pergi tidak pamit dengan orang tua saya, saya bisa saja membangkang pada org tua saya, tapi   saya takut allah akan menghukum saya dan saya pun takut akan melukai hati mereka.........

Saya akan bertahan dengan situasi seperti ini sampai kemampuan bertahan yang saya punya habis.
Dan semoga saja saya bisa mendapatkan kebahagian jauh sebelum nafas dan detak jantung saya berhenti......

Dan saya selalu yakin bahwa ALLAH SWT telah menyiapkan waktu yang pas untuk saya bahagia... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar